Setia dalam penderitaan

Di bawah ini adalah artikel yang difoward ke email saya. Saya tidak tahu bagaimana kisah detail keluarga baru ini, tetapi saya berharap Kasih Kristus selalu bersama mereka. Saya pikir mungkin berguna jika saya posting kisah tersebut di blog ini, dan siapa tahu menjadi berkat untuk menguatkan iman bagi rekan-rekan yang sedang mengalami pencobaan. Tuhan memberkati!

KasihBapa.Wordpress.com

Take time to read and be blessed! 

Elkana Timothy Yoe

Dear saudaraku yg terkasih…..

Hari ini saya baru nonton sebuah film kesaksian kisah nyata yg begitu indah…. judul filmnya “Love Never Fails“. Film ini benar2x amat menyentuh sekali. Kesaksian documentary mengenai seorang aktor singapore yg baru menikah seminggu, dan kemudian aktor ini menderita cancer pada hidungnya…. bisa dibayangkan bagaimana penderitaannya dan juga istrinya ketika itu.

Pertama kali mendengar pernyataan dokter, ia harus menderita cancer, dia sangat shocked. Dia harus menjalani radiation treatment untuk berusaha mematikan cell dari cancer. Tetapi itu juga akan mematikan
cell2x normal. Bahkan setelah radiation, untuk minum saja sesuatu yang sulit baginya.

Istrinya berdoa setiap pagi, siang dan malam. Suatu hari ia ingin makan. dan minta tolong kepada istrinya. dan ia sangat kesakitan akan hal itu. Istrinya tidak dapat berbuat apa-apa.

Istrinya berdoa, “God you are God. who can do miracle. can you help us“. kemudian tiba-tiba dia teringat ayat mengenai laut merah. ketika itu, si aktor melihat tangan Tuhan, memegang tangannya, dan membimbingnya mengambil gelas susu yg besar, kemudian dia meminum segelas susu hingga
habis tanpa rasa sakit”.

Sungguh Kuasa Allah nyata atas doa dari istrinya. Hingga result dari dokter keluar. hasilnya sangat tidak baik. Karena tumor menjadi ganas dan mulai menyerang mata kirinya dan otaknya. Tumor ini sangat amat aggresive dan dokter menyatakan hidupnya hanya tinggal 3 bulan.

Perlahan demi perlahan, tumor mulai merusak muka dan rambutnya. Si istri sangat takut, bila suaminya menjadi down dan meninggalkan Tuhan. Tetapi suatu hal yg luar biasa, si suami tetap setia kepada Tuhan. Dia mengerti bahwa Tuhan mengasihi dia dan dia percaya akan hal itu. Bahkan ketika dokter meninggalkan ruangan dia berkata kepada istrinya “Alice, the Bible tells us, Our lives are in the hands of GOD, NOT in the hands of a doctor. It is not God`s will, that i go to heaven yet. I know that God wants me to experience HIM more“.

Sungguh pernyataan yang amat luar biasa dengan kondisi wajah yg sudah berantakan dan hidup yg tinggal sebentar lagi, dia selalu mengatakan “I still believe in God. I believe in our Lord Jesus Christ 100%“. Tuhan mengasihi tanpa batas. Dia Allah yg luar biasa dan hebat, itulah yg menjadi sumber kekuatan baginya.

Dia mulai bersaksi atas segala kasih Tuhan kepadanya dengan wajahnya semakin hari kian memburuk didampingi oleh istrinya yg terus setia mendampinginya. Bagaimana didalam segala kesakitannya, dan penderitaannya, untuk tidur, makan dan aktivitas-aktivitas lainnya, dia merasa Tuhan tetap mengasihi dia. Setiap dia mulai putus asa, dia selalu berdoa dan minta kekuatan kepada Tuhan untuk berbicara kepadanya.

Ketika dia membuka Bible, Tuhan berikan kekuatan dengan ayat dari Joshua 1:9, yakni:

” …Kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, kemana pun engkau pergi.”

Pernah suatu hari dia bertemu dengan orang yg tidak mengenal Yesus. Dengan wajahnya yg memburuk dan mata yang hampir tidak dapat dibuka, Dia masih menyapa orang itu dan berkata “have you ever heard about Jesus ?“.

Dengan cancer yg menyerangnya, dengan kesakitan yg dimilikinya, dia tetap selalu mensharekan bahwa “Jesus loves you ?”.

Pada tahun 1995 chinese new year mereka kembali ke singapore. Dan dia bertanya kepada istrinya ” tahukah kamu kenapa aku kembali ke Singapore ?.

Kamu pasti berpikir karena saya rindu dengan orang tuaku. Tetapi sebenarnya tidak. saya kembali untuk memberitahukan bahwa “God Loves those people they don`t know“. istrinya tahu bahwa dia kembali hanya untuk menyelesaikan tugas yang Tuhan berikan kepadanya.

Sesampainya di singapore, dia berkunjung ke keluarga, saudara dan teman2x untuk mengatakan bahwa “God loves them!”. “Ketika dalam keadaan depress dan jatuh, tetapi ketika saya membaca Bible, mendengar ttg word of God, dan berbicara tentang Tuhan, saya sungguh merasa mendapatkan kekuatan.”

Dia selalu memberitakan injil dengan semangat dan pujian kepada Tuhan, mengatakan bahwa Tuhan tidak pernah berubah, itu benar. Dia selalu bersyukur memiliki seorang istri yang baik. Bahkan dokter yang merawatnya pun begitu heran dengan kekuatan dari istrinya yang dapat melebihi kekuatan tiga suster full time dirumah sakit dalam merawatnya.

Dia menjaganya, menyiapkan makanan, membersihkan luka-lukanya, dan hanya tidur di kursi untuk menjaga suaminya. Suatu kenyataan bahwa “seseorang” yang diberikan Tuhan untuk kita, akan mendampingi kita selamanya. Dan ketika bersandar kepada Tuhan, DIA akan berikan kekuatan itu.

Ketika istrinya melihat kesehatan suaminya semakin merosot dan wajahnya semakin mengerikan, setiap saat istrinya memeluk dia, dia tidak pernah merasa takut. Istrinya berkata “Setiap saya melihat wajah suami
saya, saya melihat Kasih Yesus terpancar dari wajahnya. dari dirinya saya melihat Yesus. Setiap saya melihatnya, saya selalu ingin mencium dia.

Saya sungguh-sungguh merasakan bahwa perkawinan yang Tuhan berikan sungguh merupakan suatu anugerah Terbesar yg pernah Tuhan berikan yg menyatukan kami menjadi satu. saya belajar banyak sebagai seorang istri“.

Dalam suatu kejadian, ketika si istri melihat suaminya. dia menangis kepada Yesus. Dan si istri berkata “Lord, life is in your hands. Lord, Ralph is Yours not mine. You Love him much more than i do. I thank You
that You love him. Lord have mercy. please give me strength to trought this moment
.”

Didalam kesusahannya, si istri sering menyanyikan lagu ini yg memberikannya kekuatan untuk terus memuji2x Tuhan…..

Let us sing to the Lord a new song

Sing to the Lord all the earth

Sing to the Lord

Praise His name

Proclaim His salvation day after day…. hey

Declare His glory among the nations

His marvelous deeds among all people

For great is the Lord

and most worthy of praise

He is to be feared above all gods

above all gods

Satu keyakinan dari sang istri, bahwa suaminya berada di surga. Dia tidak mati. dia hanya tidur. dan telah bersatu dengan Tuhan. Disana tidak ada lagi kesakitan, yang ada hanyalah Kasih Tuhan.

Satu lagu favorite dari Ralph yg selalu dinyanyikannya :

The Lord is my strength my strength

The Lord is my strength

in times of trouble

The Lord is my help my help

The Lord is my help, an ever-present help

The Lord is my refuge my refuge

The Lord is my refuge

and my heart is steadfast

God is my strength and my help

Only God Himself is my refuge

Dari kisah diatas kita dapat melihat seorang yg begitu amat mengasihi Yesus. Bahkan didalam kesakitan, penderitaan dan apapun yg terjadi didalam hidupnya, dia selalu dapat bersyukur dan bersyukur atas segala kebaikan Tuhan. Dia selalu meyakini bahwa Tuhan selalu mengasihinya…

Dia menganggap segala penderitaan yang harus dijalaninya, untuk boleh dipakai oleh Tuhan bagi sesamanya. melalui kesaksian dirinya, banyak orang yang merasa dikuatkan. Bahkan seluruh keluarganya akhirnya pun menerima Kristus sebagai juru selamat. nyatalah bahwa “dibalik suatu penderitaan yang berat pun, ada rencana Tuhan yg telah disediakan. Dan rencana Tuhan amat sangat indah“.

Akhir kata, kuatlah selalu didalam Tuhan kita Yesus Kristus. Bersyukurlah dan setialah selalu dalam segala keadaan, dalam segala penderitaanmu, karena semua itu hanyalah sementara. Jadikanlah semua itu untuk mengerjakan karya Tuhan yg besar. sebagai kesaksian yg hidup, dimana anda dan saya dapat membawa jiwa2x kepada Kristus

Salam Kasih Kristus

NB : saya tampilkan juga beberapa gambar dari pasangan ini. dari mulai perkawinan mereka, kemudian perlahan2x cancer yg ganas merusak wajahnya menjadi sangat mengerikan… kiranya semua ini bisa menjadi berkat dan kekuatan bagi saudara2x…., terutama saat kita menghadapi berbagai pencobaan yang berat.

Te Deum laudamus, te Dominum confitemur
Kami memujiMu Allah, kami memuliakanMu Tuhan

 

Masa bahagia awal pernikahan

Masa bahagia awal pernikahan

  

  

 

 

Awal menikah

Awal menikah

 

penyakit itu datang

penyakit itu datang

 

Penyakit itu semakin ganas

Penyakit itu semakin ganas

 

Tubuh jasmani-nya semakin melemah

Tubuh jasmani-nya semakin melemah

 

Dalam penderitaan keluarga tetap mengasihi

Dalam penderitaan keluarga tetap mengasihi

Tag:

Satu Tanggapan to “Setia dalam penderitaan”

  1. hawinu Says:

    Setelah baca tulisan ini aku merasa bukan cara mati yang menentukan tapi cara hidupnya…GBU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: